Kultum 1 : Timbangan amal yang paling berat

Oleh : Nadiatul Hasanah

Malam Rabu kemarin, seperti biasa, anak-anak RQ Pasming asyik berkumpul di ruang serbaguna (baca: ruang sholat, ruang tilawah jama’i, ruang baca matsurat, ruang belajar) sehabis sholat Maghrib untuk mendengarkan kultum. Kultum kali ini sangat spesial dan istimewa karena giliran salah satu musyrifah (baca: Kak Nad) yang menyampaikan kultum.

Tema kultum yang dibawakan pada minggu ini sebenarnya adalah tema yang ringan namun sangat masuk ke hati sampai ke akar-akarnya. Kak Nad khusus membawakan tema tentang BERTAKWA DAN BERAKHLAK BAIK yang diambil dari hadits

اتَّقِ الله حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

“Bertakwalah kepada Allah dimanapun engkau berada dan iringilah setiap keburukan dengan kebaikan, niscaya ia akan menghapuskan keburukan, dan pergauilah manusia dengan akhlak yang baik”.

(Hadits Hasan, Riwayat at-Tirmidzi, Abu Daud, Ahmad dan yang lainnya. Lihat Shahiihul jaami’ no. 97 ).

Terkadang kita mematuhi suatu aturan karena kita takut akan ketahuan oleh orang yang berwenang dan membuat aturan tersebut. Dan tak jarang pula kita melanggar aturan tersebut ketika kita merasa sedang tidak diawasi oleh sang penanggung jawab peraturan. Namun bagaimanapun juga, apabila kita meniatkan mematuhi peraturan tersebut untuk ibadah, selama peraturan tersebut berada pada koridor kebaikan, maka hal yang kita lakukan tersebut dapat menjadi bentuk takwa kita kepada Allah. Karena kita tahu Allah mengetahui perbuatan kita.

“Contohnya di asrama ini adalah, peraturan mencuci piring sehabis makan untuk setiap orang. Kalau ga ada orang yang lihat kan bisa aja kita tinggalin aja piring kotornya di lantai dan ga dicuci, orang lain ga ada yang tahu siapa pelakunya, akhirnya orang lain yang mencuci piring. Ini hal sepele, tapi akhirnya berakhir dengan mendzalimi orang lain tersebut,”

Seharusnya kita selalu menganggap bahwa kehidupan kita ini bagaikan tak lepas dari CCTV Allah yang selalu merekam segala perbuatan kita, entah itu di tempat yang banyak orang, di tempat yang sepi, atau bahkan di saat kita memang sedang sendiri. Allah selalu mengetahui perbuatan kita. Dan kelak CCTV tersebut akan diputar ulang di yaumul hisab nanti untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Namun, kita ini memang manusia yang hobinya lalai dan cenderung berbuat dosa walaupun sudah sering diperingatkan di ayat-ayat Al-Quran. Oleh karena itu, Allah menyuruh kita untuk memperbanyak kebaikan untuk menghapus keburukan-keburukan yang telah kita perbuat. Baik banget kan Allah ! Nah, seharusnya kita memang saling berlomba untuk berbuat kebaikan karena kita tidak akan pernah tahu, ketika kita meninggal nanti, timbangan amal mana yang paling berat, amal baik atau amal buruk kah yang mengantarkan kita ke hari pembalasan.

Hadits ini juga menyuruh kita untuk selalu berakhlak baik kepada siapapun. Sesuai hadits,

Rasulullah SAW  bersabda:

أَثْقَلُ شَيْءٍ فِي الْمِيْزَانِ الخُلُقُ الحَسَنُ

“Sesuatu yang paling berat pada timbangan amal adalah akhlak yang baik”.

(Hadits Shahih, Riwayat Ibnu Hibban. Lihat Shahiihul jaami’ no. 134).

Akhlak yang baik adalah buah manis yang dipetik karena ketakwaan seseorang. Apabila seseorang sudah menjadikan takwa menjadi sifatnya dimanapun dan kapanpun ia berada, maka otomatis ia juga akan menjadi pribadi yang berakhlak baik kepada sesama. Perkataannya akan syarat dengan kebaikan dan kebermanfaatan, tidak menyakiti dan menggunjing orang lain, tidak banyak mengeluh, tidak menimbulkan perpecahan di antara sesama, sopan, dan masih banyak contoh lainnya.

Jika ada seseorang yang shalatnya sangat rajin, puasa sunnahnya tidak pernah absen, tahajjudnya bahkan selalu full setiap malam, namun ia sama sekali tidak berakhlak baik dengan sesama, maka amalan-amalan tersebut akan sia-sia, karena timbangan amal yang paling berat adalah akhlak yang baik. Maka dari itu, begitu mulianya mereka yang berakhlak baik karena dapat bersanding dengan orang yang mempunyai amalan sholat malam dan puasa sunnah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s